Ending
akhir hanya Dia yang Maha tau, pantaskan diri selalu, ikhtiyar dan berdoa. itu
aja sih kuncinya. percaya dech...he.
Menurut
kita paling terbaik, tapi belum tentu menurutNya itu
Kalo Gx ada kegiatan, ya nulis-nulis aja di Blog ini..he
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Repot
memang cinta jika dipaksakan, mau bagaimanapun susah buat bersama. Terbukti kan
endingnya berantakan, ana yakin ketulusan yang murni mampu mengalahkan
semuanya, hawa nafsu, keinginan, kepuasaan, bahkan tuk memiliki lebihpun tak
akan terbayang bagi orang-orang yang mempunyai ketulusan yang murni, dia cukup
mengorbankan apa yang dia miliki satu-satunya. Bahkan untuk nyawanyapun siap
jika itu taruhannya. Demi ketuluasan yang murni, ets... bukan ketulusan yang
hanya terucap dibibir loh..he. itu namanya muna, ya munafik. Tapi ya sudahlah,
nasi sudah menjadi bubur, tak akan mampu bubur dijadikan nasi. Marilah semuanya
kita ambil sebagai pelajaran bagi orang-orang