Oleh : Abe hudan
Al Hasny_Ma’had ‘Aly semester 1
An nisaa’
48 , 116
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ
مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ
Sesungguhnya
Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang
selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.
1. Bantahan terhadap khawarij yang mengkafirkan seseorang yang
berbuat dosa, dan terhadap mu’tazilah yang mengatakan bahwa pelaku dosa besar
adalah kekal di neraka
2. Ayat ini tidak boleh ditujukan kepada orang yang telah bertaubat
3. Tidak akan mengampuni dosa syirik -> tidak mengampuni hamba
yang mati dalam keadaan musyrik
4. Tetapi Allah mengampuni dosa sosa selain syirik itu bagi siapapun
Yang Dia kehendaki . jika Allah berkehendak maka Dia akan mengampuninya , dan
jika berkehendak lain dia mengadzabnya
Do’a Nabi
Ibrahim (Ibrahim 35)
وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ
آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku,
Jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta
anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.
1. Al khalil = kekasih, lebih khusus dari mahabbah / cinta. Nabi Ibrahim
dan Nabi Muhammad
2. Shanam = patung, sesuatu yang dipahat dengan berbentuk, watsan = berhala,
sesuatu yang diciptakan selain itu. (Ath Thabarani dari Mujahid). Terkadang
patung juga disebut berhala. Berhala lebih umum dan ini adalah pendapat yang
kuat, karena patung adalah berhala sebagaimana kuburan juga disebut berhala. (Al
ankabut 17)
3. Dikabulkannya doa Nabi Ibrahim, Allah jadikan anak anaknya sebagai
nabi nabi.
Hadits
Rasul,” Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan
pada kamu sekalian adalah perbuatan syirik kecil.” Ketika ditanya tentang
maksudnya beliau menjawab,”yaitu riya’.”
1. Bukti di antara kasih sayang, rahmat dan kelembutan Nabi untuk
umatnya. Beliau tunjukkan kebaikan dan keburukan. Beliau perintahkan kebaikan,
dan melarang keburukan.
2. Rasul khawatir kepada para sahabat yang padahal mereka memiliki
kesempurnaan ilmu dan kekuatan iman, bagaimana dengan yang dibawahnya.
3. Syirik itu lebih halus dari jenis semut kecil (Abu Ya’la)
Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa Rasulullah
bersabda, ”Barangsiapa mati dalam keadaan menyembah sesembahan selain Allah
masuklah ia kedalam neraka.” (Bukhori)
Dari Jabir, Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa
menemui Allah dalam keadaan tidak berbuat syirik kepadaNya sedikitpun maka
pasti masuk surga. Tetapi barang siapa menemuiNya dalam keadaan berbuat sesuatu
syirik kepadaNya pasti masuk neraka.”
Syirik
1. Perbuatan dosa paling besar yang harus dikhawatiri terjadinya dan
harus dijauhi
2. Riya’ termasuk perbuatan syirik, khususnya syirik kecil
3. Syirik kecil adalah dosa yang paling dikhawatirkan terjadi pada
orang orang sholih
4. Surga dan neraka adalah dekat, disebutkan dalam satu hadits yang
sama
5. Nabi Ibrahim saja memohon perlindungan kepada Allah untuk dirinya
dan anak cucunya agar dijauhkan dari beribadah kepada berhala
6. Laa ilaaha illa Allah = pembersihan diri dari syirik dan pemurnian
ibadah kepada Allah
7. Keburukan paling buruk, kedzaliman paling dzalim, pelecehan
terhadap Tuhan semesta alam, mengalihkan hakNya yang mutlak serta
menyetarakanNya dengan selainNya.
8. Syirik = perusakan terhadap tujuan penciptaan dan perintah.
Sombong dan enggan mentaati, tunduk, dan menjalankan perintahNya. Padahal
kebaikan alam akan terwujud dengan ketaatan kepada Allah.
9. Syirik adalah menyerupakan makhluq dengan Al Kholiq dalam hal hal
yang meruapakan sifat khusu ilahi.
10. Sejelek jelek penyerupaan, menyamakan sesuatu yang lemah lagi
miskin dengan Sang Maha Kaya dan Kuasa atas segala sesuatu
11. Allah tidak akan mengampuninya, padahal Allah telah menetapkan
rahmat atas diriNya (Ibnul Qoyyim)
12. Ibrahim at Tamimi = siapakah yang merasa aman dari cobaan setelah
Nabi Ibrahim. (diriwayatkan Ibnu Jarir dan Ibn Abi Hatim). Tidak ada yang
merasa aman dari syirik kecuali orang yang bodoh tentangnya, tentang Allah, dan
RasulNya
13. Orang musyrik tidak akan masuk surga, tidak akan mendapat rahmat
Allah dan kekal di neraka.
14. Musyrik = yahudi nasrani (kitabi), penyembah berhala
Sifat khusus ilahi = kekuasaan dalam
membahayakan, memberi manfaat, doa, rasa takut, harap, tawakal. Kesempurnaan
mutlak dari segala sisi
Allah = dzat yang memiliki segala
pujian seluruh kerajaan, kepadaNya semua urusan dikembalikan dan di tanganNYa
semua kendali urusan yang akan kembali kepadaNya juga. Apa yang Dia kehendaki
akan terjadi dan apa yang tidak Dia kehendakai tidak akan pernah terjadi.
Tiadak ada yang dapat menahan pemberianNya dan tidak ada yang dapat menahan apa
yang Dia beri.
Konsekuensi sifat Ketuhanan = Ibadah hanya
kepadaNya semata. Wajib secara akal, syara’
dan fitrah. Dan ibadah kepada selainNya akan otomatis tertolak secara
akal, syara’, dan fitrah.






0 komentar:
Posting Komentar